Madrasah kembali membawa nama harum Indonesia di kancah Internasional. Setelah berhasil meraih prestasi pada olimpiade sains nasional yang berlangsung di Yogyakarta beberapa hari lalu, salah satu  siswa madrasah didaulat menjadi duta Indonesia di kancah olimpiade sains tingkat dunia. 

Luthfia Adila (17) dan Dayu Laras Wening (17), siswi kelas XII SMA N 3 Semarang memperoleh medali emas International Exhibition for Young Inventors (IEYI) 2014 baru-baru ini. Mereka menang karena menemukan alat pendeteksi Borax berbentuk tusuk gigi.

Keterbatasan ekonomi tidak harus menjadi penghalang untuk meraih cita-cita setinggi langit.  Hal inilah yang dialami peraih IPK tertinggi dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Devi Triasari.Devi Triasari memang tergolong dari keluarga tidak mampu.

Fitur News