Tiga Belas Ribu Hafidz Kumpul

Sebanyak 13 ribu penghafal Alquran atau hafidz berkumpul di Alun-Alun Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, pada hari Ahad (10/5/2015), kegiatan tersebut bertajuk Gerakan Lamongan Menghafal (GLM) Alquran yang diprakarsai pemerintah daerah setempat.

Bupati Lamongan, Fadeli mengatakan kegiatan ini merupakan ajakan kepada semua komponen masyarakat khususnya umat Islam untuk mau belajar mengaji Alquran, sebab mengaji bukan hanya milik santri di pondok pesantren.

“Tetapi juga di kantor-kantor, sekolah, rumah makan dan majelis taklim, semua harus belajar,” katanya saat memberikan sambutannya dalam kegiatan tersebut, di Lamongan, seperti dilansir Okezone, Ahad (10/5/2015).

Menurut Bupati, kegiatan ini juga mendorong kecenderungan masyarakat atau para orang tua untuk mengajak dan mengarahkan anaknya untuk belajar dan mencintai Alquran daripada memberi kesenangan kepada anak tentang internet, musik, bahasa Inggrir dan mandarin, permainan game dan lainnya yang sifatnya duniawi.

“Adalah sebuah ironi, jika sampai terjadi di Lamongan, orangtua lebih galau anaknya tidak bisa internet, main game, atau berbahasa Inggris dan Mandarin daripada ketika anaknya tidak bisa mengaji Alquran,” sindir Bupati.

Oleh karena itu, Bupati Fadeli berharap, dengan gerakan ini semua masyarakat Lamongan bisa bersatu dalam naungan Alquran, dan bisa lebih memprioritaskan kepada anak-anaknya.

Sementara itu, Ustadz Yusuf Mansur yang juga hadir dalam kegiatan itu mengapresiasi yang dilakukan Pemkab setempat, sebab diakuinya itu merupakan kegiatan yang luar biasa.

“Alhamdulillah tadi yang saya uji maju ke depan ada yang dari klub Tahfidz Satpol PP, rumah makan dan berbagai latar belakang. Insya Allah acara ini akan membawa kebarokahan bagi Lamongan dan semoga ditiru daerah lain,” tuturnya.

Berdasarkan laporan panitia, dalam kegiatan itu, diikuti sebanyak 251 klub hafidz dari berbagi latar belakang, seperti dari Sekretariat DPRD Kabupaten Lamongan, Madrasah Diniyah Al Wahab, sejumlah sekolah serta Asrama Latifah, Dharma Wanita Persatuan dan Rumah Makan Aqilla serta berbagai elemen masyarakat ikut berpartisipasi dalam kelompok tahfidz. (Sumber: http://nasional.gemaislam.com)