Nursarifah Juara I Kreatif Inovatif Nasional

Nursarifah, S.Pd.I dari RA Khadijah II Muslimat NU Bali yang menjadi juara I guru RA kategori kreatif inovatif Kementarian Agama 2010.

Ia terpilih karena memiliki kompetensi, kinerja, dan prestasi tinggi, khususnya pada aspek pengembangan profesi dan pengembangan satuan pendidikan, yang relevan dengan tugas-tugas guru dan kepala RA/Madrasah berdasarkan pengumuman yang dikeluarkan oleh Kementarian Agama, 26 Desember lalu.

Terdapat dua kategori yang dilombakan, yaitu kepala sekolah kreatif inovatif dan guru kreatif inovatis yang selanjutnya diambil lagi per tingkatan sekolah, mulai dari RA sampai dengan Madrasah Aliyah.

Bekerjasama dengan PP Maarif NU dalam proses penjaringan dan penilaian, penghargaan ini dimaksudkan untuk mendorong dan meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru, dan kepala RA/Madrasah dalam melaksanakan tugas.

“Ini sekaligus sebagai upaya penghargaan kepada guru, dan kepala RA/Madrasah yang memiliki kompetensi, kreatifitas/inovasi, dedikasi, dan prestasi dalam menjalankan tugas,” kata Mahrus El Mawa dari Maarif NU.

Para kandidat dipilih dari ratusan peserta yang disaring dari 26 propinsi tersebut, 32 kandidat terbaik dikirim ke Jakarta untuk penilian tahap akhir. Kementerian Agama akan mengundang pemenang pertama bagi tiap-tiap kategori, untuk mengikuti upacara Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama tanggal 3 Januari 2011 di Jakarta.

Para pemenang untuk tiap-tiap kategori diberi penghargaan berupa sertifikat, trofi, dan uang pembinaan dan juga umroh khusus untuk juara pertama.

Juara pertama lain adalah guru kreatif inovatif untuk tingkat Madrasah Ibtidaiyah yang diraih oleh Rini Astuti, M.Pd dari MI Ma'arif Maesan Yogyakarta. Sekolah dari latar belakang NU banyak, tapi tidak secara langsung menyebut dirinya sebagai sekolah Maarif NU atau Muslimat NU. (Sumber: Nursarifah,Lembaga pendidikan Raudhatul Athfal (RA) atau taman kanak-kanak yang dikelola oleh Muslimat NU kembali menunjukkan prestasinya. Kali ini diraih oleh Nursarifah, S.Pd.I dari RA Khadijah II Muslimat NU Bali yang menjadi juara I guru RA kategori kreatif inovatif Kementarian Agama 2010.

Ia terpilih karena memiliki kompetensi, kinerja, dan prestasi tinggi, khususnya pada aspek pengembangan profesi dan pengembangan satuan pendidikan, yang relevan dengan tugas-tugas guru dan kepala RA/Madrasah berdasarkan pengumuman yang dikeluarkan oleh Kementarian Agama, 26 Desember lalu.

Terdapat dua kategori yang dilombakan, yaitu kepala sekolah kreatif inovatif dan guru kreatif inovatis yang selanjutnya diambil lagi per tingkatan sekolah, mulai dari RA sampai dengan Madrasah Aliyah.

Bekerjasama dengan PP Maarif NU dalam proses penjaringan dan penilaian, penghargaan ini dimaksudkan untuk mendorong dan meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru, dan kepala RA/Madrasah dalam melaksanakan tugas.

“Ini sekaligus sebagai upaya penghargaan kepada guru, dan kepala RA/Madrasah yang memiliki kompetensi, kreatifitas/inNursarifah,Lembaga pendidikan Raudhatul Athfal (RA) atau taman kanak-kanak yang dikelola oleh Muslimat NU kembali menunjukkan prestasinya. Kali ini diraih oleh Nursarifah, S.Pd.I dari RA Khadijah II Muslimat NU Bali yang menjadi juara I guru RA kategori kreatif inovatif Kementarian Agama 2010.

Ia terpilih karena memiliki kompetensi, kinerja, dan prestasi tinggi, khususnya pada aspek pengembangan profesi dan pengembangan satuan pendidikan, yang relevan dengan tugas-tugas guru dan kepala RA/Madrasah berdasarkan pengumuman yang dikeluarkan oleh Kementarian Agama, 26 Desember lalu.

Terdapat dua kategori yang dilombakan, yaitu kepala sekolah kreatif inovatif dan guru kreatif inovatis yang selanjutnya diambil lagi per tingkatan sekolah, mulai dari RA sampai dengan Madrasah Aliyah.

Bekerjasama dengan PP Maarif NU dalam proses penjaringan dan penilaian, penghargaan ini dimaksudkan untuk mendorong dan meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru, dan kepala RA/Madrasah dalam melaksanakan tugas.

 “Ini sekaligus sebagai upaya penghargaan kepada guru, dan kepala RA/Madrasah yang memiliki kompetensi, kreatifitas/inovasi, dedikasi, dan prestasi dalam menjalankan tugas,” kata Mahrus El Mawa dari Maarif NU.

Para kandidat dipilih dari ratusan peserta yang disaring dari 26 propinsi tersebut, 32 kandidat terbaik dikirim ke Jakarta untuk penilian tahap akhir. Kementerian Agama akan mengundang pemenang pertama bagi tiap-tiap kategori, untuk mengikuti upacara Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama tanggal 3 Januari 2011 di Jakarta.

Para pemenang untuk tiap-tiap kategori diberi penghargaan berupa sertifikat, trofi, dan uang pembinaan dan juga umroh khusus untuk juara pertama.

Juara pertama lain adalah guru kreatif inovatif untuk tingkat Madrasah Ibtidaiyah yang diraih oleh Rini Astuti, M.Pd dari MI Ma'arif Maesan Yogyakarta. Sekolah dari latar belakang NU banyak, tapi tidak secara langsung menyebut dirinya sebagai sekolah Maarif NU atau Muslimat NU. ovasi, dedikasi, dan prestasi dalam menjalankan tugas,” kata Mahrus El Mawa dari Maarif NU.

Para kandidat dipilih dari ratusan peserta yang disaring dari 26 propinsi tersebut, 32 kandidat terbaik dikirim ke Jakarta untuk penilian tahap akhir. Kementerian Agama akan mengundang pemenang pertama bagi tiap-tiap kategori, untuk mengikuti upacara Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama tanggal 3 Januari 2011 di Jakarta.

Para pemenang untuk tiap-tiap kategori diberi penghargaan berupa sertifikat, trofi, dan uang pembinaan dan juga umroh khusus untuk juara pertama.

Juara pertama lain adalah guru kreatif inovatif untuk tingkat Madrasah Ibtidaiyah yang diraih oleh Rini Astuti, M.Pd dari MI Ma'arif Maesan Yogyakarta. Sekolah dari latar belakang NU banyak, tapi tidak secara langsung menyebut dirinya sebagai sekolah Maarif NU atau Muslimat. (Sumber: www.nu.or.id)