Icebreaking, Memecah Kebekuan Kelas

Permainan dalam kelas ini sebenarnya dilakukan untuk awal pertemuan di dalam kelas sesama siswa, hal ini bermanfaat agar siswa satu sama lain dapat lebih mengenal teman-temannya dengan cara santai dan menghibur serta menghapus kekakuan antarmereka sendiri.

Adapun langkah-langkah dalam permainan tersebut adalah sebagai berikut.

  • Mintalah siswa untuk berhitung mulai dari nomor 1 sampai habis secara berurut.
  • Sebelumnya minta kepada mereka untuk mengingat setiap nomor urut diri nya masing-masing. Jika diperlukan maka ulangi lagi penyebutan nomor urut tersebut dan lakukan pengujian seperti menyebut Nomor Urut secara acak dan siswa yang disebut nomor Urutnya menyahut dengan jawaban “YA”.
  • Tegaskan kepada siswa untuk mengingat nomor urutnya masing-masing.
  • Jelaskan kepada siswa, bahwa Anda akan menyampaikan suatu kisah, yang didalam kisah tersebut akan menyebutkan sejumlah nomor atau angka. Jika ada angka yang disebut, maka peserta yang memiliki nomor urut angka tersebut wajib untuk menyebutkan namanya dengan nyaring. Jika terlambat 3 detik, maka peserta dikenakan hukuman yang ditentukan secara bersama.
  • Tanyakan kepada peserta apakah memahami permainan tersebut. JIka Ya, lanjutan kepada sesi permainan sebenarnya.
  • Contoh cerita seperti ini, Anak-anak, pertemuan ini sebenarnya sudah direncanakan 3 bulan lalu, namun karena sesuatu hal maka barulah terjadi 1 bulan yang 8 orang panitia berencana untuk melakukan persiapan yang pada akhirnya di tanggal 5 bulan 8 ini kita bisa berjumpa bersama… dst.
  • Silakan karang cerita lain dengan bebas, yang terpenting adalah dalam cerita tersebut di sebutkan nomor atau angka yang berkaitan dengan siswa yang telah menyebutkan nomor urutnya masing-masing dengan selang penyebutan minimal 1 menit.
  • Lakukan sampai separuh siswa untuk menyebutkan nomornya. Bergantung kepada kecepatan cerita Anda dan banyaknya peserta serta kesesuaian waktu yang tersedia.
  • Diskusikan dengan siswa mengenai makna yang terkandung dalam permainan ini termasuk perasaan-perasaan siswa sendiri.