Pentingnya Pembelajaran Sastra bagi Guru dan Siswa

Oleh: Dyah Anggraini P.
Peranan sastra untuk pelajar sangat penting dengan alasan bahwa sastra dapat meningkatkan kemampuan intelektual, serta kematangan emosional dan sosial, menumbuhkan nasionalisme, memacu kreativitas untuk berkarya menulis sastra, dan mengajarkan kesantunan pada pelajar, menghargai dan bangga menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara.

Namun ada pula pendapat bahwa sastra hanya diperlukan sebagai penambah wawasan saja, tanpa harus mempelajari secara mendalam, hal ini dikarenakan pelajar belum bisa menangkap makna dan mengambil manfaat secara maksimal dari karya sastra. Memasukan materi sastra pada pendidikan formal berarti memaksa mereka yang tidak suka menjadi harus menyukai sastra. Selain berarti memasung kreativitas pelajar, hal ini berlawanan dengan tujuan pendidikan yang ingin menghasilkan generasi yang kreatif.

Masalah yang harus dibenahi adalah pengemasan pengajaran sastra yang masih kaku dan rumit. Hal ini akan sangat mempersulit tercapainya tujuan pengajaran sastra yang bermaksud menumbuhkan nilai kehidupan. Sampai sekarang belum terbukti bahwa dengan tidak mempelajari sastra berpengaruh buruk pada moral pelajar. Jadi sastra mempunyai dua sisi yang berlawanan, mempunyai dampak positif dan juga negatif, namun tidak dapat dipungkiri bahwa sastra memiliki posisi yang sangat penting, terutama dalam membangun moralitas bangsa yang saat ini mengalami penurunan secara signifikan. Akan tetapi memang masih banyak yang harus diperbaiki.

Dalam proses pembelajaran seorang guru dituntut untuk aktif, kreatif, inovatif dan menyenangkan, serta tidak ketinggalan jaman. Guru juga dituntut mengembangkan kompetensinya sehingga mampu menciptakan pembelajaran yang berkualitas dari segi isi maupun kemasannya.

Dalam hal ini apabila seorang guru tidak menguasai sastra maka guru dianggap kurang memiliki kompetensi dan basis serta dinilai tidak kreatif dalam proses pembelajaran sastra di sekolah sehingga cenderung membosankan. Ini terjadi karena guru dinilai tidak memiliki strategi jitu. Jadi menurut pendapat saya pembelajaran satra pada seorang guru itu sangat penting.

Selain itu untuk guru yang bukan mengajar mata pelajaran sastra, pembelajaran sastra juga penting, dikarenakan seorang guru setiap harinya berkomunikasi dengan bahasa indonesia, apabila seorang guru tidak menguasai sastra dengan baik dan benar, maka apa yang didengarkan siswa kurang menyenangkan dan citra guru juga menjadi buruk. Sehingga nilai moral yang ada dalam setiap mata pelajaran tidak tersampaikan. Hal ini menyebabkan penurunan kualitas siswa.

Kesimpulan dari keseluruhan adalah pembelajaran sastra itu cukup penting bagi guru dan siswa, karena sastra memiliki manfaat yang penting bagi masing-masing. Selain itu sastra mampu meningkatkan nilai dan moral individu bangsa indonesia.