Prof Yohanes Surya Bagi Tips Mengajar

Pakar Pendidikan Prof Yohanes Surya PhD. berbagi trik, tips, gambaran dan motivasi mengenai proses pembelajaran yang kreatif dan inovatif, sehingga peserta didik termotivasi dan senang belajar.

"Belajar harus fun dan asyik. Saat anak sudah menyukai sesuatu hal, maka dia akan bersemangat belajar. Butuh kreativitas pendidik, agar peserta didik bisa paham konsep di awal. Tinggal nanti bagaimana dia dididik untuk rajin berlatih " kata pendiri dan Presiden dari Surya University ini dalam Seminar Metodologi Pembelajaran bertema "Menyederhanakan Yang Rumit" diselenggarakan di Auditorium Universitas Tidar, Rabu (29/4/2015) lalu.

Dalam seminar ini, Prof. Yohanes juga memberikan beberapa trik matematika sederhana dengan membuat hitungan hitungan sulit menjadi sangat mudah dikerjakan. Dia juga memberikan trik cara menghafal sesuatu. Begitu dipraktekkan, para peserta yang merupakan Dosen Untidar, Dosen perguruan tinggi yang ada di wilayah kopertis VI Jawa Tengah, guru SMP/SMA/SMK dan MA di wilayah eks karesidenan kedu dan mahasiswa Universitas Tidar, langsung bisa menerapkan cara-cara praktis yang diajarkan.

Dia menjelaskan, tidak ada anak yang bodoh, yang ada adalah anak yang tidak memiliki kesempatan untuk belajar dari guru yang baik dengan metode yang baik dan benar. Pemikirannya ini dibuktikan dengan upayanya membimbing anak anak dari pelosok Papua.

“Anak yang tadinya tidak naik kelas, setelah dibimbing secara intensif dengan metode yang tepat ternyata bisa menjadi juara matematika tingkat nasional. Ketika manusia berpikir, maka sel-sel syaraf otaknya akan saling terhubung. Semakin banyak sel syaraf yang terhubung, semakin banyak jaringan syaraf terbentuk, maka orang akan semakin lihai. Otak akan bekerja semakin efektif jika kita sering berlatih,” paparnya.

Jadi, kata dia, rahasia sukses adalah rajin berlatih, Ini berlaku di segala bidang. Rahasia seorang ekspert atau ahli adalah 10.000 jam. Katakanlah jika dalam sehari orang mau meluangkan waktu untuk berlatih selama 3 jam, maka untuk menjadi ekspert dibutuhkan waktu 10 tahun. (Sumber: jogja.tribunenews.com)